belum ada kabar!
berita hari ini gak bakalan datang dari BMG, tapi masih seputaran nasibku dalam garapan “Sandekala” itu. sumpah beneran, makin hari makin kerasa saja pusingnya meranin Bagus Madenda. seorang wartawan idealis. kalo dibandingin peranku waktu main di Gubug Dalam Goa jauh lebih sulit, di sana aku kebagian jadi batu karang yang kehujanan. toh tetep aja aku bisa berperan sebaik mungkin, tapi yang ini (baca: bagus madenda) jauh lebih sulit. mendingan sekalian saja kirimin zet tempur buat membom diriku, daripada disiksa sedemikian rupa oleh psikologis bagus yang harus aku peranin.
tapi aku gak bakalan nyerah sebelum tanding, segala macam cara sudah kucoba untuk mempermudah penjiwaaan karakter itu. diantaranya : tapa di Curug Shigai, berdoa tiap malam agar ketemu dengan putri Diah, nanya sutradara, nanya senior, nanya tukang parkir, nanya sama orang gila. Nah khusus untuk yang terakhir aku gak nanya bagaimana berakting yang bauk dan benar, tapi aku nanyain kenapa orang gila tak pernah sakit. dan jawaban yang kudapat cukup puas, yakni. HULA_HULA-hulaaaaaa…..BLETAK!